Boleh aku mengenangnya?

Dan waktupun berjalan, ribuan hari terlewati, di penghujung malam, aku hanya punya kenangan. kenangan yang telah usang... sekalipun menyakitkan, kenangan itu akan selalu hidup, dan.... membekas :')

Aku ingin berkisah, tentang dia yang membuat masa remajaku lebih berwarna..
Tentang dia.. yang tinggi, kurus, sedikit manis dan tawanya menular.

Juni, 2010
Sebuah pesan singkat muncul di lini facebook ku. Ya. facebook menjadi satu-satunya media sosial yang ku punya saat itu. 

"siapa ya? kayanya aku ga kenal deh" ucapku dalam hati ketika membaca nama yang tertera. 

 "?"
 "ga ada artinya"
"foto-nya lucu-lucu"
"iya dong, makasih"

orang yang aneh...

Seminggu berlalu, tiba-tiba sahabatku bernama Fitri Agisna Dwi Putri datang membawa kabar yang mengejutkan dan tak pernah ku sangka sebelumnya.

"diknyyyyyy, *dengan suaranya yang memekik telinga. Tau ga sih? anak kelas 7 H ada yang suka sama dikny?"
"Hah? Siapa? jangan gosip gis" 
 "ihhh beneran, dia temen SD agis"
"siapa namanya?"
"nama nya Afas"
 "oh.."

Afas.. nama yang tidak asing, aku kembali teringat dengan lelaki yang mengirimiku pesan beberapa waktu lalu. Benar saja. Nama lelaki itu adalah Afas-lelaki yang menyukaiku?

Terkadang aku bertanya-tanya kenapa ada orang yang bisa menyukaiku..
apakah karena sifatku? penampilanku? pribadiku? atau kawat gigiku? hehe, karena aku satu-satunya siswa smp kelas 7 yang memakai kawat gigi, pada saat itu.
Cerita agis tentang teman SD nya selalu ku hiraukan, kabar terakhir yang ku dengar dia sedang dekat dengan teman satu kelasnya, Alma. Alma menurutku perempuan yang baik, cantik, dan tinggi pantas saja dia menyukainya.

Hari demi hari kami lewati tanpa pertemuan, tanpa ada komunikasi. Semuanya berjalan seperti air yang akan sampai pada muaranya.
Agis kembali bercerita tentang afas. Menurutnya, kedekatan afas dan alma hanya sekedar teman, tidak lebih dari itu, dan... satu lagi, afas tidak menyukai alma. 
"jangan sotau gis, mereka keliatan deket kok"
"iya deket sebagai temen, lagian yang suka duluan itu si alma nya"
"emang iya?"
"iya"
Cerita agis tentang afas mulai menarik perhatianku. Dan.. aku menyadari satu keterlambatan... dia benar-benar menarik.


Desember, 2010
Sebuah SMS masuk dari nomor yang tak ku kenal, sambil mengernyitkan dahi ku baca isi smsnya.
"Assalamu'alaikum, ini dikny bukan?"
"Wa'alaikumsalam, siapa ini?"
"ini afas"

Terkejoet aku terheran-heran wkwk.

Bibirku membentuk sebuah lengkungan, kali ini aku tak bisa mengartikannya. Aku baru saja menerima SMS dari lelaki yang kini menguasai seluruh pikiranku, mungkin sebentar lagi akan menguasai-hatiku :')

Suatu hari, sekolahku (SMP Negeri 1 Rangkasbitung) mengikuti sebuah turnament sepakbola yang diadakan oleh SMA PGRI dan semua anggota Osis dilibatkan untuk menjadi suporter dalam pertandingan tersebut. Aku dan sahabatku Biya langsung pergi ke lokasi untuk memberikan support. Sesampainya di lokasi aku di kejutkan oleh kehadiran afas. Apakah dia salah satu pemainnya? batinku. Tak lama aku mendapatkan jawabannya ternyata dia merupakan salah satu pemainnya. Tidak hanya memberikan support, akupun bisa melihat kehebatannya di lapangan hijau.

Pertandingan berjalan seru dan menegangkan, sesekali dia melirik kearahku dan setelahnya dia selalu menciptakan gol-gol cantik  yang membuat sekolah kami unggul dan memenangkan pertandingan. Congratulations...

Akhir tahun 2010 hingga memasuki 2011 komunikasi antara aku dan afas berakhir, ini adalah kesalahanku, aku menyakitinya dan menyukai orang lain yang tidak lain adalah kakak kelasku, Tian.


Cerita tentang aku dan kak Tian akan ku ceritakan melalui sudut pandang sahabatku (dikutip dari blog agis) muehehe.
___________________________________________________________________________
singkat cerita..

Setelah beberapa bulan, tiba-tiba dikny pun mengirim pesan padaku 
“assalamu’alaikum.. agis, aku mah pengen nglupain ka tian loo… gimana yah caranya? Kak tian jahat sama aku” , 
“afas noh.. , o iyah afas sekarang lagi sakit loh, gara-gara jatuh dari motor.” Ucapku. 

Aku menceritakan pada afas apa yang kini terjadi pada dikny. Akupun berbicara dengannya melalui jejaring social facebook dan kebetulan ia sedang membuka akun Facebooknya. Setelah ku berbicara padanya tentang dikny , dia pun berjanji akan kembali menghibur dikny. Dan saat itupun mereka mulai dekat kembali, akuuuupun merasa sangattt senang!! 

Akhirnya, kehadiran afas dikehidupan dikny sebagai sahabat sekaligus tempat curhatnya tidak membuat dikny menangis lagi tapi membuat dikny bahagia dan sering tertawa+tersenyum. Dan akupun ikut senang atas kesenangan kedua sahabatku.. :)  

____________________________________________________________________________

Pertengahan 2011 komunikasiku dengan afas semakin membaik bahkan lebih intens. Dia mulai berani mengungkapkan perasaannya padaku melalui sebuah lagu. Lagu milik Iwan Fals yang berjudul "Buku Ini Aku Pinjam" mewakilkan perasaannya untukku.

Dia tahu, dia rasa
Cinta ini milik kita
Di kantin depan kelasku
Di sana kenal dirimu
Yang kini tersimpan di hati
Jalani kisah sembunyi
Di halte itu kutunggu
Senyum manismu kekasih
Usai dentang bel sekolah
Kita nikmati yang ada
Seperti hari yang lain
Kau senyum tersipu malu
Ketika kusapa engkau
Genggamlah jari
Genggamlah hati ini
Memang usia kita muda
Namun cinta soal hati
Biar mereka bicara
Telinga kita terkunci
Dia tahu, dia rasa
Maka tersenyumlah, kasih
Tetap langkah, jangan hentikan
Cinta ini milik kita
Buku ini aku pinjam
'Kan kutulis sajak indah
Hanya untukmu seorang
Tentang mimpi-mimpi malam
Dia tahu, dia rasa
Maka tersenyumlah, kasih
Tetap langkah, jangan hentikan
Cinta ini milik kita
Dia tahu, dia rasa
Maka tersenyumlah, kasih
Tetap langkah, jangan hentikan
Cinta ini milik kita
Cinta ini milik kita

Semenjak itu aku mulai menyukai lagu-lagunya iwan fals: Buku ini aku pinjam, yang terlupakan, maaf cintaku, aku sayang kamu, mata indah bola pingpong, dan masih banyak lagi. Tentu saja ini karena dia-seseorang yang bisa membuatku menyukai apa yang disukainya juga.

Seperti kebanyakan laki-laki, dia nakal, suka nongkrong, sering bolos, suka ikut tawuran, dan sering bikin ulah di sekolah: pernah mecahin kaca jendela kelas sebelah pakai petasan dan dia pun di skors selama 3 hari, aku sedih.. tapi yang menarik darinya adalah  dia bisa memperlakukan wanita dengan sangat baik dan tidak ingin menyakiti hati seorang wanita, pengakuannya padaku waktu itu. Dan itu benar, aku merasakannya.

Dia selalu meluangkan waktunya untuk sekedar bertanya "lagi ngapain?" basi ya? hehe namun bagiku tak masalah. Rasanya ada yang tidak beres jika satu hari saja tidak ada sms/kabar darinya.
Kalau pulsanya habis, paling dia "ngewall" di facebook, "maaf, pulsaku habis". (kalo sekarang si udah ga jaman wall-wall an, sudah tergantikan oleh medsos yang lain).

Dia yang selalu jujur akan penampilanku, terutama soal kerudung..
"kamu kalau pakai kerudung yang rapih dong"
"Iya iya.. makasih udah merhatiin"
"iyalah, harus"
Dia juga pernah bilang aku "cantik"  pakai kebaya ketika ingin mementaskan drama bahasa sunda (naskahnya ada di blog ini)

Dia selalu menceritakan hal-hal kesukaannya seperti main bola, iwan fals, persita, nongkrong, dll. Satu hari yang menurutku sangat membuat dia bahagia adalah ketika menonton konser iwan fals 'kantata barok' yang di selenggarakan pada bulan Desember 2011.

Komunikasi antara aku dan afas hanya terjadi di dunia maya, di dunia nyata kami tidak pernah bertegur sapa walaupun kelas kami bersebelahan. Menurut beberapa teman dekatnya, afas itu malu kalo ngobrol langsung sama dikny, salting, bisa sampai keringetan haha. Tapi dia suka merhatiin dari kejauhan contohnya masalah kerudung tadi.

Aku pernah bermasalah dengan laki-laki bernama Y****. Afas membelaku, dia kemudian menendang si Y**** dan menyuruh teman-temannya untuk memukuli si Y. Kejadian itu sangat menyebalkan.

Terkadang, dia minder sama aku. Memang sih, terlalu banyak perbedaan diantara kami, tapi aku tidak begitu mempermasalahkannya. Lagu "perbedaan" nya ari lasso pernah mewakili perasaanku.

Tentunya masih banyak hal-hal lain yang begitu membekas dan tidak mungkin semuanya ku tuliskan di sini..

April, 2012, mulai fokus UN.
Kami tidak saling berkabar, hingga akhirnya lulus dan berpisah.

______________________________________________________________________________

Empat tahun berlalu..

Di tahun 2016/2017 aku melihat foto seorang wanita di instagramnya. Cek&ricek ternyata dia sekarang punya pacar, sedikit perasaan egoisku muncul.

Tapi, tenang...
Aku tidak akan menyalahkannya, dan dia berhak untuk itu.
sekarang, aku ingin menjadi orang yang selalu mendukung apapun yang dia lakukan, termasuk dalam hal memilih pasangan. Semoga dia bahagia dengan pilihannya sendiri.

You know? Love Will Find Away..



Kenyataannya.. Cinta ini bukan milik kita :)




sincerely..

Dikny Asti Khaerunisa

-Jangan kau lupakan namanya-



Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Inspiration...

My Favorite quotes - Ilana Tan :)

Aku kehilangan dia..