Waktu?
Waktu? Berapa banyak waktu yang kukeluarkan? Jika begini… lebih baik aku pergi saja, lama sekali aku menunggu higga aku mulai berpaling, telah banyak waktuku terbuang hanya untuk menunggumu. Ku coba bersabar karena aku setia, tapi…, kesetiaan bisa menjadi pengkhianatan jika kesetiaan itu tak dijaga… Ku lihat diujung sana, seseorang juga menunggu sepertiku… Tak lama kemudian kekasihnya sudah datang, tapi wanita itu malah marah-marah karena kelamaan nunggu, kasihan sekali kekasihnya itu padahal wanita itu hanya menunggu 20 menit, sedangkan aku? Berapa jam aku menunggu? , lalu aku sadar beruntunglah kekasihku karena aku tak seperti wanita itu, akupun bersyukur dan aku berharap kesetiaan itu masih ada dipihakku ---- Jam? Jam berapa sekarang? Aku mulai lelah, sulit rasanya berdiri lagi setelah berjam-jam duduk, apa dia tidak apa-apa? Kok nggak ada kabarnya? Aku mulai khawatir kenapa dia tak datang juga? Apa ini? Sifat aslinya? Yang nggak pernah menghargai perasaan? Atau…...