MINT HEART.......
Tapi
ketika sosok lain datang, aku seperti di tampar kenyataan. Mungkin akulah yang
seharusnya pergi dan melupakan..
Dia
memang selalu begitu, dingin. Tapi begitulah dia, dan aku menyukainya tanpa
banyak protes.
Aku
ingin ia bisa merasakan cinta yang hangat dari orang-orang sekelilingnya
Ini
sebuah ketakutan yang lebih besar,aku takut karena mungkin aku tidak akan bisa
lagi menyandarkan kepalaku dibahunya..
Malaikat
penjagamu tersenyum karenamu. Nah, apalagi yang lebih indah daripada itu?
Kenapa
aku justru mencarinya saat dia berhenti memanggilku?
Jika
aku boleh meminta, aku ingin waktu berhenti sampai di sini saja. Tapi,
manaboleh begitu. Waktu adalah satu-satunya yang tidak peduli pada apapun. Ia
tidak peduli aku suka atau tidak, ia akan terus berjalan. Tapi, ini saja
rasanya sudah cukup membuatku bahagia. Senyumnya untukku, membuatku merasa memiliki segalanya. Aku
berharap, Tuhan membeerikan kebahagiaan untuknya.seperti Ia memberikan
kebahagiaan untukku saat ini. Rasanya aku bersedia memberikan seluruh rasa
bahagia dalam hidupku untuknya. Meskipun hidupku akan terasa hambar nantinya.
Rupanya
aku tidak menyadari arti keberadaannya hinggaaku kehilangannya. Ini kan aneh
bagaimana aku bisa kehilangan sementara aku tidak pernah memilikinya..
Ketika
tangannya menggengam tanganku, sepertinya tidak ada hal lain yang ingin ku
raih. Kini, bekas genggaman tangannya, terasa meninggalkan sayatan. Tapi aku
tidak menyesal, sayatan ini bisaku terima asal genggaman tanganku tadi
memberinya detik-detik ketenangan..
Mengapa
ada rasa yang begitu kuat kepada orang yang salah?
Dia
suka melakukan hal-hal aneh. Tapi aku tidak canggung di dekatnya..
Komentar
Posting Komentar